Jumat, 07 Juni 2013


BAB I
PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang
Bangsa Indonesia setelah berjuang tanpa lelah melawan kemiskinan, penindasan, dan penjajahan hingga memperoleh kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. bahkan setelah merdekapun bangsa ini harus terus berjuang dan mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Berbagai gejolak baik berupa ancaman, gangguan,dan tantangan terus terjadi baik yang berasal dari dalam ataupun dari luar.
Kenyataannya ancaman dating baik hanya dari luar tetapi juga dari dalam. Terbukti, setelah perjuangan bangsa tercapai dengan terbentuknya Negara kesatuan republuk Indonesia, ancaman dan gangguan dari dalam dan dari luar timbul , dari yang bersifat kegiatan fisik sampai dengan idiologis.
Negara kesatuan republic Indonesia bukan Negara kekuasaan yang penyelenggaraannya didasarkan atas kekuasaan semata sehingga menciptakan system dan pola kehidupan politik yang otoriter , melainkan Negara hokum. Didalam Negara hokum penyelenggaraan kekuasaan disusun bukan untuk kepentingan golongan atau perorangan, tetapi untuk kepentingan seluruh rakyat dan bangsa sehingga dapat menjaga ketertiban seluruh masyarakat.
Penataan kondisi kehidupan yang tangguh , kuat dan kokoh dalam rangka menjaga keutuhan dan kesatuan Negara Indonesia. Yang sering disebut kondisi
ketahanan nasional yang didasarkan pada prinsip-prinsip Negara hokum. Kondisi kehidupan yang dimaksud merupakan pencerminan dari ketahanan nasional yang didasarkan landasan idil,konstitusional,maupun landasan visional.
  1. Perumusan Masalah
a.       Pengertian Ketatahanan Nasional
b.      Landasan Ketahanan Nasional
c.       Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia.
d.      Sifat Ketahanan Nasional
e.       Kedudukan dan Fungsi KetahananNasional
f.       Ketahanan nasional dan Konsepsi ketahanan Nasional
  1. Tujuan
a.       Mengetahui Pengertian Ketatahanan Nasional
b.      Mengetahui Landasan Ketahanan Nasional
c.       Mengetahui Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia
d.      Mengetahui Sifat Ketahanan Nasional
e.       Mengetahui Kedudukan dan Fungsi KetahananNasional
f.       Mengetahui Ketahanan nasional dan Konsepsi ketahanan Nasional

BAB II
PEMBAHASAN
  1. Pengertian Ketahanan Nasional
Ketahanan Nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang meliputi segenap kehidupan nasional yang terintegrasi ,berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi mdan mengatasi segala tantangan ,ancaman, hambatan dan gangguan baik yang dating dari dalam maupu dari luar negeri. [Lembanas,2000: 98]
Pengertian baku ketahanan Nasional bangsa Indonesia adalah kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional, dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasionalnya.  
  1. Ketahanan Nasional
a. Landasan Ideal
Landasan ketahanan nasional ideal adalah Pancasila. Sebagai landasan ideal pancasila tidak dapat dilepaskan dengan kedudukan pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Peranan pancasila dalam kapasitasnya sebagai dasar Negara sebagaimana tersurat dalam pembukaan UUD 1945 pada hakikatnya mencerminkan nilai-nilai pancasila yaitu keseimbangan, keserasian , dan keselarasan, persatuan dan kesatuan.
b. Landasan Konstitusional UUD 1945
Bertolak dari Pancasila sebagai sumber tertib hokum Indonesia yang sekaligus mengandung cita-cita hokum yang termuat dalam Pembukaan UUD 1945, maka UUD 1945 sendiri merupakan keputusan politik ini kemudian diturunkan dalam norma-norma konstitusional untuk menentukan system Negara dengan bentuk-bentuk konsep pelaksanaannya secara spesipik.
Negara Indonesia adalah Negara yang berdasarkan kepada aturan konstitusional berdasarkan atas hokum . kekuasaan dan kewenangan itu jelas ada tetapi tetap dalam kerangka aturan penyelenggaraan Negara menurut hokum yang berlaku.
c. Landasan Visional Wawasan Nusantara
Wawasan nasional yang disebut wawasan nusantara merupakan kebutuhan bagi bangsa untuk menjadi pancaran falsafah pancasila yang diterapkan dalam kondisi objektif bangsa dengan seluruh kondisi dinamisnya.
Wawasan nusantara melandasi upaya meningkatkan ketahanan nasional berdasarkan dorongan mewujudkan cita-cita , mencapai tujuan nasional dan menjamin kepentingan nasional. Dalam rangka mencapai cita-cita dan tujuan nasional tersebut cara pandang bangsa sangat diperlukan untuk menjaga kesatuan langkah.
  1. Konsepsi Ketahanan Nasional
Konsepsi ketahanan nasional adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan keamanan yang seimbang, serasi, selaras, dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh, menyeluruh dan terpadu melandaskan Pancasila, UUD 1945, dan wawasan nusantara. [lemhanas,2000:99]
Konsepsi Dasar Ketahanan Nasional
Konsepsi dasar ketahanan nasional yang dikembangkan di Indonesia adalah konsepsi dengan model yang dikenal dengan model Astra Gatra. Model ini
merupakan perangkat hubungan bidang-bidang kehidupan manusia dan budaya yang berlangsung diatas bumi ini dengan memanfaatkan segala kekayaanalam yang dapat dicapai dengan menggunakan kemampuannya.
            Unsur aspek kehidupan nasional terbagi atas delapan :
v  Aspek Tri Gatra Kehidupan Alamiah. Bersifat statis,meliputi:
a)      Aspek yang menyangkut pada letak dan kedudukan Geografis Negara Indonesia.
b)      Aspek yang berkaitan dengan keadaan dan sumber kekayaan alam Indonesia
c)      Aspek yang berkaitan dengan keadaan dan kemampuan penduduk Indonesia.
v  Aspek Panca Gatra Kehidupan Sosial. Bersifat dinamis , meliputi:
a)      Aspek Ideologi
Aspek ideology merupakan aspek yang menyangkut suatu system nilai yang diyakini kebenarannya oleh suatu bangsa sekaligus nilai tersebut merupakan kebulatan ajaran yang memberikan motivasi dalam berfikir, bersikap dan berprilaku, yaitu ideology pancasila.
b)     Aspek politik
                                                        i.            Politik dalam negeri, yaitu kehidupan politik dan kenegaraan berdasarkan pancasila dan UUD 1945 yang mampu menyerap aspirasi dan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam satu system demokrasi Pancasila.
                                                      ii.            Politik Luan negeri, yaitu kehidupan pilitik yang dicirikan bebas dan aktif dalam usaha-usaha untuk menjaga ketertiban dunia.
c)      Aspek Ekonomi
Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat, yang meliputi produksi, distribusi, serta konsumsi barang dan jasa dan dengan usaha-usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
d)     Aspek Sosial Budaya, meliputi :
                                                        i.            Kebudayaan Daerah
                                                      ii.            Kebudayaan Nasional
                                                    iii.            Integrasi Nasional
                                                    iv.            Kebudayaan dan Alam lingkungan
e)      Aspek ketahanan dan keamanan
Pertahanan dankeamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh Indonesia dalam mempertahankan dan mengamankan Negara Kesatuan Republik Indonesia .
Asas-Asas Ketahanan Nasional
Asas ketahanan Nasional adalah tata laku yang di dasari nilai-nilai yang tersusun berlandaskan pancasila,UUD 1945 , dan wawasan nusantara.
Asas-asas tersebut adalah:
Asas Kesejahteraan dan Keamanan
Merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan esensial dan wajib
dipenuhi bagi individu maupun masyarakat ataupun kelompok.
Asas Komprehensif Integral
System kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang, serasi, dan selaras pada seluruh aspek kehidupanbermasyarakat, bernegara, dan berbangsa.
Asas Mawas ke Dalam dan ke Luar
Ø  Mawas ke Dalam, bertujuan menumbuhkan hakikat, sifat, dan kondisi kehidupan nasional berdasarkan nilai-nilai kemandirian untuk meningkatkan kualitas kemanditian bangsa yang ulet dan tangguh.
Ø  Mawas ke Luar, Bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan berperan serta mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri dan menerima kenyataan adanya interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional.
  1. Sifat Ketahanan Nasional
Ø  Mandiri ,maksudnya percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri dan tidak mudah menyerah
Ø  Dinamis, maksudnya tidak tetap, tidak stagnan, naik turun, tergantung situasi dan kondisi bangsa dan Negara serta lingkungan strategisnya.
Ø  Wibawa/ kewibawaan adalah derajat yang mampu meningkatkan harga sehingga patut untuk dihormati dan dimulyakan.
Ø  Konsultasi dan Kerjasama, yaitu tidak mengutamakan sikap kekuasaan dan kekuatan fisik semata, tetapi lebih mengutamakan sikap kerjasama dan saling menghargai.
  1. Kedudukan dan Fungsi Ketahanan
Ø  Kedudukan , merupakan suatu ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia serta merupakan cara terbaik yang perlu di implementasikan secara berlanjut dalam membina kondisi kehidupan nasional yang diwujudkan.
Ø  Fungsi, antara lain:
ü  Sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir nasional intuk menjamin tetap terjadinya pola pikir, pola sikap, pola kerja yang multi disiplin.
ü  Pola dasar pembangunan nasiomal pada hakikatnya merupakan arah pedoman dalam melaksanakan pembangunan nasional di segala bidang.
ü  Sebagai metode pembinaan kehidupan nasional pada hakikatnya merupakan suatu metode integral yang mencakup seluruh aspek dalam kehidupan Negara.
  1. Ketahanan Nasional dan Konsepsi Ketahanan Nasional
Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang meliputi segenap kehidupan nasional yang terintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan, baik yang datang dari dalam maupun dari luar, untuk menjamin identitas, integrasi dan kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional dapat dijelaskan seperti dibawah ini :
a. Ketangguhan
Adalah kekuatan yang menyebabkan seseorang atau sesuatu dapat bertahan, kuat menderita atau dapat menanggulangi beban yang dipikulnya.
b. Keuletan
Adalah usaha secara giat dengan kemampuan yang keras dalam menggunakan kemampuan tersebut diatas untuk mencapai tujuan.
c. Identitas
Yaitu ciri khas suatu bangsa atau negara dilihat secara keseluruhan. Negara dilihat dalam pengertian sebagai suatu organisasi masyarakat yang dibatasi oleh wilayah dengan penduduk, sejarah, pemerintahan, dan tujuan nasional serta dengan peran internasionalnya.
d. Integritas
Yaitu kesatuan menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa baik unsur sosial maupun alamiah, baik bersifat potensional maupun fungsional.
e. Ancaman
Yang dimaksud disini adalah hal/usaha yang bersifat mengubah atau merombak kebijaksanaan dan usaha ini dilakukan secara konseptual, kriminal dan politis.
f. Hambatan dan gangguan
Adalah hal atau usaha yang berasal dari luar dan dari diri sendiri yang bersifat dan bertujuan melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsional


BAB III
 PENUTUP
  1. Simpulan
·         Ketahanan Nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang meliputi segenap kehidupan nasional yang terintegrasi ,berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi mdan mengatasi segala tantangan ,ancaman, hambatan dan gangguan baik yang dating dari dalam maupu dari luar negeri. [Lembanas,2000: 98]
·         Landasan Ketahanan Nasional:- Landasan ideal
-          Landasan Konstitusional UUD 1945
-          Landasan Visional Wawasan Nusantara

·         Sifat Ketahanan Nasional:
ü  Mandiri,
ü  Dinamis,
ü  Wibawa,
ü  Konstitusi dan kerjasama.
·         Fungsi Ketahanan Nasional :
ü  Metode pembinaan kehidupan
ü  Doktrin dasar nasional yang multi disiplin
ü  Metode pembinaan kehidupan nasional



DAFTAR PUSTAKA

Soehino. 2008. Ilmu Negara. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta

Ubaidillah. 2000. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: IAIN Jakarta Press



http://abaslessy.wordpress.com/2012/04/30/ketahanan-nasional

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar